7 Tips Menjaga Kesehatan Gigi Dan Mulut Anak

Mengkonsumsi obat-obatan manis juga dapat menyebabkan kerusakan gigi pada anak. Pada umumnya, obat-obatan bagi anak dicampurkan tambahan rasa dan pemanis. Terlebih lagi anak-anak yang mengkonsumsi obat-obatan untuk penyakit tertentu seperti asma memiliki risiko kerusakan gigi yang cukup tinggi. Munculnya penyakit sariawan pada mulut juga disebabkan karena antibiotik dan obat asma. Oleh karena itu tentukan frekuensi menyikat gigi bila sering menggunakan obat dengan berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu.

Dapat dikatakan bahwa sikap merupakan awal dari perilaku yang mempengaruhi perilaku seorang ibu. Bagi orangtua yang memiliki anak dengan tumbuh kembang normal, mungkin tidak terlalu sulit mengajarkan cara menjaga kesehatan gigi dan mulut. Tapi belum tentu bagi orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Suara.com – Pada dasarnya, cara menjaga kesehatan gigi dan mulut untuk setiap orang sama saja, yaitu dengan menyikat gigi dua kali sehari. Sejak usia anak-anak, sebaiknya mereka telah diajarkan cara menyikat gigi yang benar dan teratur. Tetapi tidak ada salahnya untuk memulai perawatan gigi karena gigi yang sehat juga dimulai dari keadaan gusi dan mulut yang sehat.

Zat asam tersebut dapat mengikis mineral di dalam e mail atau lapisan luar gigi. Saat mengalami sakit gigi karena gigi berlubang atau gusi bengkak, Anda tentu akan merasa tidak nyaman dan aktivitas Anda sehari-hari, seperti makan, minum, bahkan bicara, bisa saja terganggu. Untuk membersihkannya, gunakan kain yang lembut atau sikat gigi khusus bayi. Bila perlu, bersihkan lidahnya juga agar mencegahnya dari bau mulut. Perawatan gigi yang tepat sedini mungkin untuk memastikan kesehatan gigi anak ke depannya.

Cara menjaga kebersihan gigi anak

Akibatnya kuman menghasilkan metabolisme yang disebut halitosis, lalu timbul lah plak. American Dental Association menganjurkan untuk setidaknya menyikat gigi selama dua menit, dua kali sehari. Menyikat permukaan setiap gigi memakai sikat gigi yang pas di mulut mereka. Sikat gigi harus diganti setiap dua hingga tiga bulan atau setelah bulu sikat mengembang. Menyikat gigi mereka dua kali sehari, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur setidaknya selama 2 menit. Perawatan dan pengobatan yang dilakukan dokter akan disesuaikan dengan psikologis dan kondisi gigi anak.

Kunjungan balita ke dokter gigi lebih ke arah memeriksa ada atau tidaknya masalah pada gigi susunya seperti gigi berlubang dan lain sebagainya. Gigi pertama atau yang biasa disebut ‘gigi susu’ atau gigi sulung, merupakan bagian penting dalam tumbuh kembang anak. Selain untuk fungsi pengunyahan dan bicara, gigi sulung memiliki peran penting bagi susunan gigi permanen kelak.